Jumat, 30 Oktober 2020

Beraktifitas dikala New Normal

Tidak dapat di pungkiri banyak hal yang harus berubah saat pandemi sedang berlangsung seperti saat ini. Penerapan pola hidup yang lama harus berubah mengikuti protokol pencegahan COVID-19 di masa ini, seperti penggunaan masker 3 ply setiap beraktifitas, menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter dan juga lebih sering mencuci atau menggunakan sanitizer untuk tangan. Hal ini untuk mengurangi kemngkinan terjangkit virus corona yang sedang mewabah di Indonesia. Pemerintah juga ambil andil dalam penerapan hal ini dengan terus mengingatkan cara beraktifitas dikondisi new normal ini.


Berikut adalah hal penting yang perlu kamu perhatikan saat beraktifitas di kondisi new normal:
  1. Penerapan new normal akan membuat kita lebih longgar untuk keluar rumah. Namun, mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung, kita harus tetap menerapkan langkah pencegahan dasar kapan pun dan di mana pun kita berada. Selain itu, jangan memaksakan diri untuk keluar rumah saat sedang tidak fit. Bila keperluan sudah selesai, segera kembali ke rumah.
  2. Dimulainya new normal akan membuat perusahaan menerapkan sistem work from office sehingga karyawan kembali bekerja di kantor secara bertahap setelah beberapa bulan bekerja dari rumah. Agar tetap aman dan terhindar dari virus Corona di tempat kerja, kamu perlu menerapkan pshysical distancing dalam setiap kegiatan di kantor.
  3. Saat anda membutuhkan layanan kesehatan, ada baiknya mengurangi kontak dengan rumah sakit untuk mengurangi resiko. Anda mungkin bisa menggunakan media telemedicine dengan menghubungi dokter keluarga anda. Jangan memaksakan diri untuk keluar rumah bila sedang tidak sehat, apalagi jika kamu mengalami gejala COVID-19, seperti demam, batuk, sesak napas, pilek, atau sakit tenggorokan. Segera lakukan isolasi mandiri. Dengan begitu, kamu juga akan melindungi orang lain dari risiko terpapar virus Corona. Selain itu, hubungi juga hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut. Bila memang memenuhi kriteria, dinas kesehatan bisa menjemput dan mengantarkanmu langsung ke fasilitas layanan kesehatan atau rumah sakit rujukan COVID-19 terdekat untuk mendapatkan pengobatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar